Akhir tahun 2016 ini kita memang banyak menemukan berita dan sesuatu yang sungguh emejiing. Salah satunya dengan diangkatnya Om Buni Yani sebagai Pahlawan Islam Medsos. Tentu hal ini sangat menggelitik saya dan terus berfikir mencoba menerawang hal apa yang telah diambil oleh mereka sehingga mengangkat beliau menjadi seorang "pahlawan". Namun saya mencoba mengarahkan pikiran saya ini kearah yang positif dan hasilnya saya menemukan tulisan dari salah seorang netizen yang bisa mengarahkan pikiran saya yang penuh dengan keheranan ini kejalan yang benar dan lurus. Ya, om Buni Yani memang hebat dan tepat karena telah menjadi pahlawan orang islam, layak kita daftarkan beliau ke Team Avengers biar bisa main bareng sama iron man, hulk, dkk.
Oleh : Iqbal Aji Daryono / https://www.facebook.com/iqbal.aji.daryono?fref=nf
PAHLAWAN KITA
Setelah kemarin-kemarin saya dibilang suka
menyerang saudara sesama muslim, pagi ini saya berpikir dengan jernih
bahwa saya memang salah. Karena itu saya minta maaf, dan mulai sekarang saya akan berbicara dengan menunjukkan keberpihakan kepada umat Islam.
Saya mulai dengan memikirkan potensi kebangkitan umat ini.
Sudah sejak lama, umat Islam tidak memunculkan sosok inspiratif yang mampu mengobarkan semangat umat. Kita selalu membanggakan Shalahuddin al Ayyubi, hingga Muhammad al Fatih, sosok-sosok hebat dari masa lalu nun di sana.
Zaman terus berganti, umat Islam tak lagi melahirkan sosok perkasa yang bisa menjadi sumur motivasi dan ghiroh perjuangan. Ini berbahaya dan dapat memicu kemacetan bagi laju kemajuan peradaban Islam.
Hingga kemudian, alhamdulillah, Allah menurunkan pahlawan baru itu di Indonesia. Sosok gagah perkasa, inspiratif, pemantik semangat kemajuan Islam yang sangat cemerlang.
Beberapa hari lalu, beliau sudah resmi mendapatkan gelar sebagai Pahlawan Islam. Buni Yani, namanya. Buni Yani adalah karunia terbesar bagi umat Islam Indonesia. Buni Yani adalah penerus Al Ayyubi dan Al Fatih, citra semangat heroisme kaum muslimin.
Demi kejayaan Islam yang insya Allah tinggal selangkah lagi di depan mata, saya yakin tak berlebihan bila sesegera mungkin kita membangkitkan semangat generasi muda muslim dengan menanamkan kebanggaan kepada Sang Pahlawan.
Jauhkan anak-anak kita, tunas-tunas muda Islam, dari kecintaan kepada sosok-sosok wakil hedonisme. Jauhkan mereka dari wajah-wajah para artis pelaku maksiyat. Jauhkan mereka dari Batman, Wolverine, apalagi Kura-kura Ninja. Sebab sudah semestinya mereka diakrabkan dengan idola dan inspirasi kaum muslimin zaman ini: Buni Yani Sang Pahlawan Islam.
Maka, saya punya gagasan, alangkah baiknya jika sejarah hidup Buni Yani segera dimasukkan ke dalam kurikulum dan buku-buku madrasah dan sekolah Islam lainnya, persisnya pada pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Tentu saja bukan cuma sejarah hidup, sebab yang lebih penting lagi adalah sejarah perjuangan penuh gelora kepahlawanan dari Buni Yani, dalam menegakkan izzul Islam wal muslimin.
Tak cuma itu. Agar sosok idola pembangkit semangat kepahlawanan itu melekat dalam sanubari para pemuda-pemudi Islam sejak dini, alangkah pentingnya memajang foto Buni Yani Sang Pahlawan Islam di sampul-sampul buku TPA anak-anak, benih-benih masa depan kejayaan kaum muslimin. Itu agar anak-anak muslim selalu ingat bahwa mereka punya satu sosok teladan, yang akan menjadi landasan kokoh pembentuk idealisme dan cita-cita mereka.
Saya berdoa, semoga dengan begitu anak-anak antum semua bisa tumbuh menjadi Buni Yani Buni Yani yang baru, Pahlawan Islam harapan umat. Amiin. Amiin ya robbal 'aalamiin.
Demikian gagasan saya. Semoga dengan sumbangsih ini, saya resmi diakui telah mendukung kaum muslimin, berpihak kepada umat Islam, dan tidak lagi dianggap menyerang saudara seiman. Allahu akbar.
Dan sekarang pahlawan kita semua sedang berjuang dipengadilan terkait masalah dia dengan koh Ahok. Kita do'akan saja semoga pahlawan kita ini bebas dari hukuman. Karena seorang pahlawan, gak mungkin bersalah kan? So pasti dong! berani - berani menyalahkan dan menghukum seorang pahlawan, anda mau dibilang kafir ?
Sudah sejak lama, umat Islam tidak memunculkan sosok inspiratif yang mampu mengobarkan semangat umat. Kita selalu membanggakan Shalahuddin al Ayyubi, hingga Muhammad al Fatih, sosok-sosok hebat dari masa lalu nun di sana.
Zaman terus berganti, umat Islam tak lagi melahirkan sosok perkasa yang bisa menjadi sumur motivasi dan ghiroh perjuangan. Ini berbahaya dan dapat memicu kemacetan bagi laju kemajuan peradaban Islam.
Hingga kemudian, alhamdulillah, Allah menurunkan pahlawan baru itu di Indonesia. Sosok gagah perkasa, inspiratif, pemantik semangat kemajuan Islam yang sangat cemerlang.
Beberapa hari lalu, beliau sudah resmi mendapatkan gelar sebagai Pahlawan Islam. Buni Yani, namanya. Buni Yani adalah karunia terbesar bagi umat Islam Indonesia. Buni Yani adalah penerus Al Ayyubi dan Al Fatih, citra semangat heroisme kaum muslimin.
Demi kejayaan Islam yang insya Allah tinggal selangkah lagi di depan mata, saya yakin tak berlebihan bila sesegera mungkin kita membangkitkan semangat generasi muda muslim dengan menanamkan kebanggaan kepada Sang Pahlawan.
Jauhkan anak-anak kita, tunas-tunas muda Islam, dari kecintaan kepada sosok-sosok wakil hedonisme. Jauhkan mereka dari wajah-wajah para artis pelaku maksiyat. Jauhkan mereka dari Batman, Wolverine, apalagi Kura-kura Ninja. Sebab sudah semestinya mereka diakrabkan dengan idola dan inspirasi kaum muslimin zaman ini: Buni Yani Sang Pahlawan Islam.
Maka, saya punya gagasan, alangkah baiknya jika sejarah hidup Buni Yani segera dimasukkan ke dalam kurikulum dan buku-buku madrasah dan sekolah Islam lainnya, persisnya pada pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Tentu saja bukan cuma sejarah hidup, sebab yang lebih penting lagi adalah sejarah perjuangan penuh gelora kepahlawanan dari Buni Yani, dalam menegakkan izzul Islam wal muslimin.
Tak cuma itu. Agar sosok idola pembangkit semangat kepahlawanan itu melekat dalam sanubari para pemuda-pemudi Islam sejak dini, alangkah pentingnya memajang foto Buni Yani Sang Pahlawan Islam di sampul-sampul buku TPA anak-anak, benih-benih masa depan kejayaan kaum muslimin. Itu agar anak-anak muslim selalu ingat bahwa mereka punya satu sosok teladan, yang akan menjadi landasan kokoh pembentuk idealisme dan cita-cita mereka.
Saya berdoa, semoga dengan begitu anak-anak antum semua bisa tumbuh menjadi Buni Yani Buni Yani yang baru, Pahlawan Islam harapan umat. Amiin. Amiin ya robbal 'aalamiin.
Demikian gagasan saya. Semoga dengan sumbangsih ini, saya resmi diakui telah mendukung kaum muslimin, berpihak kepada umat Islam, dan tidak lagi dianggap menyerang saudara seiman. Allahu akbar.
Dan sekarang pahlawan kita semua sedang berjuang dipengadilan terkait masalah dia dengan koh Ahok. Kita do'akan saja semoga pahlawan kita ini bebas dari hukuman. Karena seorang pahlawan, gak mungkin bersalah kan? So pasti dong! berani - berani menyalahkan dan menghukum seorang pahlawan, anda mau dibilang kafir ?















