Sang Avengers Baru : Pahlawan Islam Medsos kita "Om Buni Yani"

Akhir tahun 2016 ini kita memang banyak menemukan berita dan sesuatu yang sungguh emejiing. Salah satunya dengan diangkatnya Om Buni Yani sebagai Pahlawan Islam Medsos. Tentu hal ini sangat menggelitik saya dan terus berfikir mencoba menerawang hal apa yang telah diambil oleh mereka sehingga mengangkat beliau menjadi seorang "pahlawan". Namun saya mencoba mengarahkan pikiran saya ini kearah yang positif dan hasilnya saya menemukan tulisan dari salah seorang netizen yang bisa mengarahkan pikiran saya yang penuh dengan keheranan ini kejalan yang benar dan lurus. Ya, om Buni Yani memang hebat dan tepat karena telah menjadi pahlawan orang islam, layak kita daftarkan beliau ke Team Avengers biar bisa main bareng sama iron man, hulk, dkk.



PAHLAWAN KITA

Setelah kemarin-kemarin saya dibilang suka menyerang saudara sesama muslim, pagi ini saya berpikir dengan jernih bahwa saya memang salah. Karena itu saya minta maaf, dan mulai sekarang saya akan berbicara dengan menunjukkan keberpihakan kepada umat Islam.
Saya mulai dengan memikirkan potensi kebangkitan umat ini.
Sudah sejak lama, umat Islam tidak memunculkan sosok inspiratif yang mampu mengobarkan semangat umat. Kita selalu membanggakan Shalahuddin al Ayyubi, hingga Muhammad al Fatih, sosok-sosok hebat dari masa lalu nun di sana.
Zaman terus berganti, umat Islam tak lagi melahirkan sosok perkasa yang bisa menjadi sumur motivasi dan ghiroh perjuangan. Ini berbahaya dan dapat memicu kemacetan bagi laju kemajuan peradaban Islam.

Hingga kemudian, alhamdulillah, Allah menurunkan pahlawan baru itu di Indonesia. Sosok gagah perkasa, inspiratif, pemantik semangat kemajuan Islam yang sangat cemerlang.
Beberapa hari lalu, beliau sudah resmi mendapatkan gelar sebagai Pahlawan Islam. Buni Yani, namanya. Buni Yani adalah karunia terbesar bagi umat Islam Indonesia. Buni Yani adalah penerus Al Ayyubi dan Al Fatih, citra semangat heroisme kaum muslimin.
Demi kejayaan Islam yang insya Allah tinggal selangkah lagi di depan mata, saya yakin tak berlebihan bila sesegera mungkin kita membangkitkan semangat generasi muda muslim dengan menanamkan kebanggaan kepada Sang Pahlawan.

Jauhkan anak-anak kita, tunas-tunas muda Islam, dari kecintaan kepada sosok-sosok wakil hedonisme. Jauhkan mereka dari wajah-wajah para artis pelaku maksiyat. Jauhkan mereka dari Batman, Wolverine, apalagi Kura-kura Ninja. Sebab sudah semestinya mereka diakrabkan dengan idola dan inspirasi kaum muslimin zaman ini: Buni Yani Sang Pahlawan Islam.
Maka, saya punya gagasan, alangkah baiknya jika sejarah hidup Buni Yani segera dimasukkan ke dalam kurikulum dan buku-buku madrasah dan sekolah Islam lainnya, persisnya pada pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Tentu saja bukan cuma sejarah hidup, sebab yang lebih penting lagi adalah sejarah perjuangan penuh gelora kepahlawanan dari Buni Yani, dalam menegakkan izzul Islam wal muslimin.

Tak cuma itu. Agar sosok idola pembangkit semangat kepahlawanan itu melekat dalam sanubari para pemuda-pemudi Islam sejak dini, alangkah pentingnya memajang foto Buni Yani Sang Pahlawan Islam di sampul-sampul buku TPA anak-anak, benih-benih masa depan kejayaan kaum muslimin. Itu agar anak-anak muslim selalu ingat bahwa mereka punya satu sosok teladan, yang akan menjadi landasan kokoh pembentuk idealisme dan cita-cita mereka.
Saya berdoa, semoga dengan begitu anak-anak antum semua bisa tumbuh menjadi Buni Yani Buni Yani yang baru, Pahlawan Islam harapan umat. Amiin. Amiin ya robbal 'aalamiin.
Demikian gagasan saya. Semoga dengan sumbangsih ini, saya resmi diakui telah mendukung kaum muslimin, berpihak kepada umat Islam, dan tidak lagi dianggap menyerang saudara seiman. Allahu akbar.

Dan sekarang pahlawan kita semua sedang berjuang dipengadilan terkait masalah dia dengan koh Ahok. Kita do'akan saja semoga pahlawan kita ini bebas dari hukuman. Karena seorang pahlawan, gak mungkin bersalah kan? So pasti dong! berani - berani menyalahkan dan menghukum seorang pahlawan, anda mau dibilang kafir ?

Melawan Radikalisme dengan Pluralisme

Memang zaman sekarang faham - faham radikalisme dan sejenisnya telah menggurita ditengah hingar bingar kehidupan masyarakat. Mereka masuk menyerang dan meracuni tiap sendi fikiran masyarakat tanpa ampun. Titik - titik utama yang menjadi target didalam fikiran manusia yang sering  "disesatkan" oleh faham radikalisme dkk nya ini diantaranya adalah rasa merasa diri paling benar,  merasa orang yang diluar kelompoknya/pemikiranya salah, lalu rasa gengsi untuk tidak mau belajar dan memahami orang lain.
Hal - hal diatas adalah bibit - bibit  untuk faham radikalisme dan sejenisnya itu tumbuh sumbur di hati dan fikiran kita. Untuk itu butuh sesuatu yang harus ditanamkan pada diri agar mampu menangkal segala bentuk serangan faham radikalisme dkk nya ini. Salah satunya yaitu dengan menanamkan nilai - nilai Pluralisme. 
Lantas, seperti apakah Pluralisme itu ? dan apa bedanya dengan Pluralitas ? Untuk itu mari kita simak kuliah virtual nya Prof. Sumantho Al-Qurthuby yang saya kutip dari facebooknya beliau https://www.facebook.com/Bungmanto/posts/10158042821070523  Semoga bisa membantu.

Antara Pluralitas dan Pluralisme

Dalam kuliah virtual kali ini, saya ingin mengulas sedikit tentang konsep dan makna pluralitas dan pluralisme yang saya lihat masih banyak disalahpahami oleh komunitas agama, baik Muslim maupun non-Muslim. Gara-gara salah baca, salah paham, atau mungkin kurang akurat dan komprehensif dalam menelaah makna konsep pluralisme ini, dulu MUI pernah mengfatwa haram atas pluralisme. Alasan MUI waktu itu, kira-kira, paham pluralisme telah mencampur-adukan paham keagamaan, penyamarataan doktrin kebenaran yang secara esensial bertentangan dengan Islam sebagai satu-satunya jalan kebenaran. Disini tampak sekali kalau MUI kebingungan membedakan antara pluralisme dengan sinkretisme, relativisme, atau singularisme.

Begini, pluralisme itu adalah semacam filosofi atau pandangan dunia untuk menyikapi fakta-fakta pluralitas atau kemajemukan secara terbuka, open-minded, dan toleran. Pluralitas adalah sesuatu yang bersifat alami, sedangkan pluralisme bersifat kultural. Tidak seperti pluralitas yang merupakan pemberian atau anugerah Tuhan, pluralisme adalah sebuah “prestasi” bersama dari kelompok agama, etnis, dan budaya yang berlainan untuk menciptakan sebuah “masyarakat bersama”. Dengan kata lain, pluralisme adalah sebuah proses pergumulan kreatif-intensif terhadap fakta pluralitas itu yang bertujuan menciptakan sebuah “komunitas bersama” yang saling menghargai keragaman dan keunikan masing-masing agama dan budaya. Pluralitas baru akan menjadi pluralisme, jika masing-masing umat bersedia membuka ruang dialog yang sehat dan pergumulan yang intensif.

Menurut pakar studi pluralisme dari Harvard, Profesor Diana Eck, pluralisme tidak sekedar toleransi, melainkan sebuah proses pencarian pemahaman secara aktif menembus batas-batas perbedaan. Pluralisme juga beda dengan sinkretisme atau paham pencampuradukan ajaran keagamaan seperti New Age misalnya. Pluralisme juga bukan berarti penyamarataan ajaran. Yang terakhir ini namanya “singularisme”, bukan “pluralisme”. Pluralisme juga bukan relativisme karena dalam pluralisme ada semacam “perjumpaan komitmen” yang absen dalam relativisme.

Seorang pluralis bukan berarti seorang yang menanggalkan identitas keagamaan dan komitmennya terhadap agama tertentu karena inti dari pluralisme adalah perjumpaan komitmen untuk membangun hubungan sinergis satu dengan yang lain. Seorang pluralis bukan berarti tidak mengakui eksistensi perbedaan agama sebab perbedaan itu adalah sebuah fakta-fakta sosial yang tidak bisa diabaikan, akan tetapi, bagi seorang pluralis, perbedaan agama itu dijadikan sebagai sumber bagi hubungan agama yang sehat, saling menghormati, serta sebagai kekuatan pemersatu, bukan sebaliknya, melihat perbedaan itu sebagai faktor pemecah yang mengancam identitas keagamaan dan kebudayaan tertentu.

Selanjutnya, pluralisme itu dibangun diatas basis dialog. Bahasa pluralisme adalah bahasa dialog dan perjumpaan, saling menerima dan memberi, serta mau melakukan kritik diri. Dialog berarti berbicara sekaligus bersedia mendengarkan orang dan umat lain. Proses dialog itu harus berusaha menciptakan pemahaman bersama atas fakta-fakta perbedaan dengan sikap hormat dan saling menghargai. Perlu juga dicatat bahwa dialog berbeda dengan debat. Dalam dialog target yang hendak dicapai adalah saling memahami bukan saling mengalahkan seperti dalam debat. Tidak ada kalah-menang dalam dialog.

Inilah makna ketika Al-Qur’an menegaskan “bahwa diciptakannya manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku adalah untuk saling mengenal” (Q. 49:13). Kalimat “berbangsa-bangsa” dan “bersuku-suku” adalah fakta pluralitas sementara “untuk saling mengenal” (ta’aruf) adalah pemahaman tentang pluralisme tadi. Karena itu fakta pluralitas itu baru bisa dipahami jika kita umat beragama memiliki komitmen untuk berdialog yang merupakan ruh dari pluralisme.

Dalam kerangka pemikiran ini, pluralisme setingkat lebih tinggi dari toleransi. Dalam toleransi tidak dibutuhkan pengetahuan (knowledge) dan pemahaman (understanding) atas “yang lain” sementara pluralisme mengsyaratkan keduanya. Meskipun toleransi itu baik dan perlu dalam hubungan antar-agama, tetapi tidak cukup kuat sebagai landasan dialog antar dan intra-agama. Sebab “budaya toleransi” ini masih rawan dan rapuh untuk disusupi dan diprovokasi pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan agama dan politik.

Demikian penjelasan singkat mengenai pluralisme, semoga bermanfaat. Kalau masih bingung, silakan baca dan renungkan terus-menerus postingan ini sampai tidak bingung lagi he he…

Jabal Dhahran, Arabia.


Nah itulah sedikit penjelasan bagaimana dan apa peran Pluralisme  ditengah - tengah masyarakat sekarang. Nilai - nilai yang terkandung didalamnya sangat - sangat jelas mengatakan perbedaan adalah sebuah kewajaran, dan kita harus menghormatinya tanpa merusak keyakinan yang kita yakini.

Hal inilah yang selalu ditanamkan oleh para Ulama serta para Pahlawan RI dulu untuk membangun Indonesia yang memiliki masyarakat majemuk. Tiap perbedaan disatukan didalam sebuah rasa persatuan untuk hidup damai bersama didalam sebuah wadah yang namanya negara. Andai pemikiran ini tidak ada, maka mustahil kemerdekaan RI akan kita rasakan sampai sekarang.

Untuk itu kepada kawan - kawan semua, mari kita satukan barisan dan pemikiran kita untuk melawan faham - faham yang berpotensi memecah belah Indonesia. Mari tanamkan sikap dan sifat Pluralisme ini didalam hati dan fikiran kita maupun orang - orang terdekat untuk menghilangkan bibit - bibit yang berpotensi digunakan oleh faham radikalisme dkk nya mengacau kedamaian yang telah susah - susah kita bangun dan dapatkan. Karena kalau bukan kita yang menjaga kedamaian di Indonesia maka siapa lagi yang akan melakukanya ?

*Silahkan share tulisan ini sebanyak - banyaknya agar nilai - nilai Pluralisme bisa menyebar luas dan mampu menjaga keutuhan serta kedamaian di NKRI kita tercinta.

Beberapa masalah simple pada anak dan cara mengatasi nya

Setiap problem pasti ada penyelesaianya, dan setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Begitu juga dengan cara mendidik anak (tentu bagi yang udah punya yaa) hehe.

Anak bagaikan sebuah lokomotif berjalan, kita dituntut untuk terus mendampingi nya dan menjadi masinis yang handal agar jalan nya anak kita tidak melalui hambatan dan sampai ditujuan dengan aman dan selamat.

Anak merupakan bibit unggul yang dikirim Tuhan kepada kita. Cara kita merawat, menyiram dan memupuk lah yang akan mempengaruhi masa depan nya kelak. Jika anak kita ditakdirkan menjadi bibit jeruk, maka tentu kita harus merawat mereka dengan perawatan ala pohon jeruk. Jika anak kita ditakdirkan menjadi bibit apel, maka tentu kita harus merawat mereka dengan perawatan ala pohon apel.

Namun, merawat anak tidak semudah yang kita kira. Butuh skill khusus untuk merawat mereka agar mereka bisa tumbuh menjadi bibit yang benar - benar unggul. 

Berikut beberapa masalah yang sering dijumpai orang tua dalam merawat anak dan bagaimana cara menyelesaikan :

1. Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk. Jika dia masih menangis, maka berilah waktu dia menangis sepuasnya sambil katakan kepada dia "adik boleh saja menangis disini, kalau udah nangisnya bilang ke Ayah yaa sayang." Nah dititik ini, kesabaran anda benar - benar diuji. Ini berguna untuk mengajarkan kepada anak bahwa kadang - kadang keadaan bisa tidak sesuai dengan kehendaknya. Untuk itu sang anak harus diajarkan untuk menerima apapun yang dia dapatkan. Dan ingat, jangan sampai anda tergoda untuk mengalah karena jikalau anda mengalah maka anak anda akan terus melakukan hal yang sama : meminta setuatu dengan cara menangis. Hal ini tentu akan merepotkan anda dan juga anak anda di masa depan nantinya.

2. Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata : “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali : “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan : “Ayo, waktu main sudah habis”. Dan mereka akan berhenti bermain. Hal ini sangat efektif untuk mengajarkan komitmen kepada anak. Diharapkan sang anak kelak waktu dia dewasa nanti dia akan menjadi orang yang jujur, dapat dipercaya dan dapat diandalkan.

3. Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.

4. Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia. Biasakan kepada mereka untuk melakukan apapun berlandaskan ibadah kepada Allah SWT. Ini bertujuan untuk mendidik anak anda agar menjadi pribadi yang kuat spiritual dan mental. Karena yang dituju bukan dunia, tetapi akhirat.

5. Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain. Jadwalkan weekend untuk menghabiskan waktu bersama anak anak, seperti : pergi ke museum, mengunjungi kakek - neneknya, memancing dan segala macam bentuk kegiatan bermanfaat lainnya.

6. Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.

7. Selain itu, yang paling penting jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Perbedaan itu kan rahmaaaat, iya thoo ?

Perbedaan itu kan rahmat...

Ya gak papa lah kalau mau ngikut dakwah yang bersemangat mengebu - ngebu : Misal dakwah A.
Terus,
Ya gak papa juga kalau mau ngikut dakwah yang santun lemah lembut : Misal dakwah B.
Toh tujuanya kan sama - sama untuk dakwah islam.
Dan Allah pun telah mengatur pembagian tugas masing - masing dengan indahnya.
Kalau berbeda itu mah hal yang biasa.
Yang paling penting adalah saling mengerti peran dan fungsi masing - masing.
Kalau udah ikut dan milih versi dakwah A, jangan membenci dan mencibir versi dakwah B.
Kalau udah ikut dan milih versi dakwah B, jangan membenci dan mencibir versi dakwah A.
Kelemahan kita disana, kita terlalu fokus pada perbedaan hingga lupa dengan kesamaan yang ada pada diri kita.
Sadar gak sadar, itulah yg jadi celah buat para "orang yg gersang" hatinya mengadu domba kita. Dimulai dari adanya perbedaan, terus mereka siram dengan fanatik buta, lalu mereka pupuk lagi dengan saling benci antar sesama. Dan akhirnya kita bertengkar sedangkan mereka tepuk tangan sambil tertawa melihat kita. Oh My God
Jadi gimana dong ?
Yaudah, kalau ada perbedaan mah gampang. Pakai aja filosofi nya maling sendal mesjid "ambil yang baiknya, buang jauh - jauh dan lupakan yang buruknya". Kalau udah gitu, saya yakin gantian kita yang bakal tertawa bersama dan "mereka" yang akan bertengkar karena gagal adu domba.
Gitu ajaaa koq reeepot

Kasian sekali kau, blackhatbloger....ckckck

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang tentu kita sangat sering bersinggungan dengan yg namanya internet, terkhusus sosial media. Benar ? Nah tujuan kita bersosial media tentulah untuk memudahkan kita menjalin silaturahmi dengan teman-teman dan mendapatkan informasi semudah gesekan jempol tangan. Namun, kemajuan tekhnologi ini juga digunakan oleh beberapa pihak nakal untuk mencari keuntungan. Salah satunya dengan menjadi seorang Blackhatbloger atau akun anonymous. 


Teman - teman yang sering on di sosmed semisal FB / Instagram / twitter dll akhir - akhir ini pasti sering menemukan konten / postingan yang berisikan :
1. Kebencian ke salah satu pihak
2. Menggunakan kata kata kasar untuk menyerang pihak lain
3. Adu domba
atau apapun yang mana isi dari konten tersebut sangat tidak enak dipandang dan dicerna. Nah itulah pekerjaan seorang blackhatbloger (meskipun itu hanya bagian terkecil saja). Mereka membuat konten seperti itu tidak gratis loh, mereka dibayar dan berpenghasilan bisa2 nyampe 30 jt perbulan!! Dan dampaknya ? Uh gak main main, pokoknya sangat berbahaya sekali dari adanya kegiatan mereka ini.

Untuk itu sangat perlu kita ketahui bagaimana sih mereka "bekerja" dan bagaimana cara kita melawan nya. Karena hal ini sangat - sangat bingitz berpengaruh terhadap kehidupan bersosial kita dimasyarakat apalagi dizaman sekarang yang mana toleransi dan rasa persatuan - kesatuan itu harus benar - benar kita jaga.

Nah dibawah ini sudah saya sertakan tulisan yg membahasnya lengkap sekaligus "teguran" untuk mereka yg lagi meraup pundi pundi uang dengan cara tercela seperti itu agar bisa tersadarkan.

Penghargaan yg besar saya ucapkan untuk penulis asli nya yg sudah berbagi pandanganya kepada kita semua yaitu Faisal Adzlan. Tugas saya disini hanya men share kepada kawan kawan tulisan sang sumber agar semuanya bisa tercerahkan. Dan bila berkenan silahkan share juga tulisan ini sebanyak banyaknya kepada kawan - kawan yang lain.

Saran saya kalau membaca artikel dibawah sambil nyeruput kopi biar makin enjoy hehe

Baik, ini dia...

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kebodohan - kebodohan akut yg sengaja dibuat pada account - account sosmed anonymous tidak akan bisa kita perbaiki dengan ikutan komentar didalam thread account anonymous tsb.

Bahkan ketika anda mencoba membantah di kolom komentar mereka sudah siap memposting bahan - bahan artikel lainnya dalam 2 sd 3 jam kedepan lengkap dengan metode blast share spam nya. Sehingga trafik terus tergenerate ratusan ribu viewer setiap harinya.

Karena di dalam kolom komentarnya juga sudah disiapkan account2 anonymous lain untuk seolah menguatkan thread starter. Tidak jarang account orang beneran terpancing comment share atau ikut - ikutan flame.

Nah disinilah kepintaran dari pemain di belakang account tersebut. Sehingga belok membelok terkesan benar dan otentik.

Usut di usut permainan ini hanya menghasilkan 20 jt sebulan sd 30jt sebulan.. sangat tidak sebanding dengan kerusakan - kerusakan yg di generate dari yg begini - begini.

Sebenernya kalau skill - skill blackhatbloger ini dialihkan ke seo onlineshop harusnya bisa berpenghasilan diatas 75juta minimal / sebulan.. dan berkelangsungan..

Udah gak halal.. banyak perpecahan .. yg halal kalau skill seo nya oke banyak banget kok yg berpenghasilan diatas 1M setahun.. karena dunia SEO dan Blog itu yg pegang generasi muda.

Logika saja lah, anda mengerti mengontrol banyak account, mau itu blogspot, facebook, fanpages, website, instagram, grup facebook, dan anda mengerti pula mengontrol banyak server, sehingga mengenerate banyak email , account, facebook, twitter dan lain2, coba diganti saja dengan jualan baju, atau alat olahraga, atau apakek, masa gak ada yg beli? anda akan punya onlineshop besar, beromset milyaran sebulan, tanpa diketahui anda pemiliknya, tetapi anda tetap melayani pelanggan diseluruh indonesia.

Apalagi orang - orang angkatan kita ini kan sudah terbiasa dengan macro, script , inject sana sini, tapi ya di iringin dengan moral yg baik lah.

Itu jauh lebih bermanfaat, dunia dan akhirat, semakin sibuk onlineshop anda semakin banyak tenaga kerja yg bisa bekerja di tempat usaha anda.

Saya merasa blackhatblogger yg merusak kesatuan NKRI ini sepertinya mindset harus di perbaiki, jaman 2016 gini menguasai mengontrol account - account dengan termanage itu bisa menguasai penjualan online.

Lebih baik website - website trafik source yg anda punya anda ganti kontennya dengan yg hal positif. Toh pendapatan - pendapatan anda ini gak lebih besar dari pendapatan onlineshop yg tiap hari ngirim ke ekspedisi 100-200 paket. Ada aksesoris hp, hijab, pakaian pria, komputer, ada yg menulis buku, apapun itu.

Saya menulis ini agar ingin membukakan sedikit wawasan para blackhat yang main di ranah konten indonesia dengan memecah belah, biar dapat post.

Karena semakin trafik anda banyak, memang pendapatan anda semakin meningkat, tetapi dosa anda pun semakin meningkat.

Oh iya mungkin skill blog memblog anda entah setingkat setara dengan saya, atau saya malah berharap skill blog generate trafik saya jauh di bawah anda, dan dengan begitu, tulisan yg saya tulis ini.
Saya bangga kelebihan skill yg saya punya di antara orang - orang awam walaupun mungkin jauh dibawah skill anda, bisa membawa saya berjualan online dan sdm saya hidup dari sini , berkeluarga dan insyaAllah halal.

Lagian percaya deh penghasilan blackhat sama whitehat itu jauh lebih continous whitehat, ya dari sisi moral pun halal vs haram, kalau tak baca data - data nya gak besar - besar amat juga, bukan yg berpenghasilan 1M setahun, ya elah pikiran lah kerugiannya buat bangsa , karena yg paham otak atik server, multiaccount, botting, remote user, dll gk banyak, jangan di salah gunain , sayang dan dosa.

Gak bisa di pungkiri penggila - penggila komputer, internet tahun - tahun jebolan 2000-2010 itu punya skill yg orang lain tidak akan mengerti apa skill kita ini, tapi mohon jangan di manfaatkan untuk menghancurkan bangsa sendiri.

Anda mementingkan grup anda demi demi penghasilan bersih rata2 di angka 20-40jt sebulan, tetapi kerusakan yg anda buat itu jauh dari nominal yg anda dapatkan tiap bulannya, lebih baik sekalian jadi maling saja kalau begitu.

Orang - orang awam itu tidak pernah mengerti 1 pribadi dapat membuat ribuan karakter di dalam dunia maya, dalam 1 detik saya bisa saja berjualan toko elektronik online, sekaligus juaan toko mainan online,sekaligus jualan makanan online, begitu juga dengan anda, dalam 1 owner di online memang sudah pasti anda membuat website A untuk konten pro A, lalu website b untuk konten pro B, dan website c untuk kontent pro C, sehingga baik website a b c saling terisi semua oleh pro dan kontra masing - masing.

Jujur aja sih saya bilang, lebih baik anda spam marketplace di indonesia dengan barang jualan, dan anda main dropship kalo gk mau ngemodal, dengan skill yg mumpuni seperti itu, jelas akan gain sales yg besar, ketimbang mecah belah main trafik junk begitu.

Orang awam berfikir itu fakta, asli, legitimated, sumber beneran, orang2 golongan kita yg paham berfikir itu tidaklah lebih dari hanya sebuah hosting server 50 usd setahun dengan wordpress template, dan ditempelin banyak nama domain.... sisanya account - account booster trafik..

Saya tidak tau sesombong atau sesumbar apakah anda ketika payout dari adsense anda cair sambil tertawa - tawa melihat trafic audience anda sedang cekcok, sharing, comment di web anda. Tetapi saya juga ingin tertawa sombong terhadap anda - anda ini. Karena penghasilan cuman segitu, andanya pun bangga, lalu caranya begitu lagi HAHAHAHAHAHA Pelacur trafik kalau kata netizen yg paham hal ini..
ada yg melacur trafik maka ya ada yg dilacur trafik = audience nya.

Udah beli rumah di jaksel berapa unit dari main begitu? itu susu anak lo sama duit buat mertua dan ortu dari hasil begitu?.... sip2 ente memang jagoan..... bikin situs judi aja sekalian sama situs prostotusi biar sekalian gak usah tanggung2 kan? Hahahhaahahahahaha!

Saya tidak melihat itu adalah karya anak bangsa yg bisa anda banggakan.. hahahaha
kasiannnnnnn

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yup itu dia penjelasan sekaligus teguran untuk "mereka" yang masih tersesat diluar sana :p jangan lupa share informasi ini sebanyak - banyaknya kepada kawan - kawan yang lain agar kita semua tidak tertipu lagi dan tidak menjadi lahan basah buat mereka pelaku adu domba, dan pengrusak kedamaian di Indonesia hihihi

Fakta VS Fitnah tentang insan yang tak asing dengan "gitu aja kok repot" nya

Siapapun itu dan apapun bentuknya. Yang namanya fitnah, pemutar balikkan fakta, hoax, kebohongan dan dedengkot - dedengkot nya itu tetaplah perbuatan tercela. Maka dari itu kita wajib meluruskan nya semampu kita untuk memberikan kebenaran kepada masyarakat.

Menjelang haul Guru Bangsa kita, Gus Dur. Ternyata masih ada fitnah-ftinah seputar kehidupan beliau. Memang kalau ingin diberantas semua tentu tidak akan bisa, namun kita tetap berusaha bagaimana mengklarifikasinya agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat. Untuk itu dari sedikit tulisan dibawah ini mudah - mudahan bisa meluruskan fitnah yang disandingkan kepada beliau, jika berkenan boleh di share tanpa izin. Dan jikakalu ada tambahan data lain mohon bisa di tambahkan.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

FITNAH TERHADAP GUS DUR : FAKTA VS BERITA
Ada banyak fitnah menimpa Gus Dur yang terus menggelinding bagai bola liar tak terkendali. Mari kita kenali beberapa diantaranya supaya tidak menjadi bagian dari pemercaya dan penyebar fitnah tersebut. Bukankah kita sama-sama tahu bahwa fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan?

(1) Fakta:
Gus Dur dhawuh: Setiap agama itu benar menurut penganutnya masing-masing. Jadi tidak perlu kita mencampuri urusan agama orang lain. Kita cukup meyakini saja agama yang kita peluk dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya.

Di Berita:
GUS DUR MENGATAKAN BAHWA SEMUA AGAMA ITU SAMA SAJA, SEMUANYA BENAR.

(2) Fakta:
Gus Dur menjelaskan bahwa setiap kita wajib menjaga kerukunan. Salah satunya ialah dengan saling bertegur sapa. Sangat baik jika bisa menyapa dengan “Assalamu’alaikum”. Namun, jika masyarakat belum terbiasa boleh juga dengan “Selamat pagi”.

Di Berita :
GUS DUR INGIN MENGGANTI SALAM “ASSALAMU’ALAYKUM” MENJADI “SELAMAT PAGI”

(3) Fakta:
Gus Dur mengatakan bahwa porno itu letaknya ada di pikiran kita sendiri, bukan di objeknya. Bahkan jika ada orang yang membaca ayat Al Quran tentang perintah menyusui, kalau dasarnya memang pikirannya porno bukan ayatnya yang dicerna tapi malah membayangkan organ wanita yang digunakan untuk menyusui.

Di Berita:
GUS DUR MENGATAKAN BAHWA AL QUR’AN ADALAH KITAB PALING PORNO SEDUNIA.

Silakan ditambahkan lagi, mari kita ungkapkan ke publik, supaya menjadi semakin benderang. Gus Dur telah berpulang, namun fitnah tersebut terus saja terungkit. Mari kita selamatkan diri kita dan keluarga kita dari sifat memfitnah Guru Mulia sekaligus Bapak Bangsa Kita.
Al Fatihah....



https://www.instagram.com/p/BOTm7TXhvjG/ 

Surat cinta untuk yang namanya perbedaan

Karena kamu dan aku, bersaudara. Tak ada tawar - menawar lagi. Usah kau acuhkan perbedaan yang ada diantara kita. Berbeda hanyalah konteks, namun dzahirnya kita sama. Senasib berjuang untuk merubah dunia menjadi lebih indah dan nyaman untuk ditinggali insan manusia.

Kemarilah wahai saudaraku, aku tidak pernah menutup diri kepadamu, kamu adalah saudaraku, jika kami bisa membuka diri dan berbicara cinta kepada nonmuslim dan atheis bagaimana mungkin kami tidak mencintaimu dan mengulurkan tangan kami kepadamu?



Kamu itu saudaraku, bahkan kami rela mati untukmu, iya kamu yang mengkafirkanku dan tidak menerima apa yang aku yakini sebagai kebenaran kamu masih saudaraku, jika suatu saat kalian dalam bahaya maka kami rela mengorbankan nyawa dan tenaga kami untukmu, bahkan allah akan menghukumku dihari kiamat kelak jika aku tidak mau melindungimu!!! Karena melindungimu kewajiban dari tuhan bagiku.

Mereka menuduh kalian sumbu pendek? Kalian Radikal? Kalian Teroris? Kami akan membela kalian!! Nabi kita dan junjungan kita mengatakan bahwa kita bagaikan satu tubuh, kami juga sakit jika kalian dikata-katain seperti itu. Tapi tubuh kita yang terluka ini tidak bisa bertahan lagi menahan tikaman pisaumu lebih dari ini, tolong kasihanilah kami dan kasihanilah diri kalian sendiri, kasihanilah tubuh kita ini. Aku dan kamu sama-sama dipersatukan "lailaha illah muhammad rasulullah?", apakah tidak cukup itu bagimu? Tidak masalah kamu berbeda denganku tentang tafsir rincinya, tapi tolong jangan keluarkan kami darinya karena kami tidak pernah dan tidak akan pernah mengeluarkanmu darinya.

Jika ada dari saf kami yang melakukannya, katakan pada kami, biar kami menasehatinya, kami tidak akan menerima ini. Kami tidak bisa menerima kalian dibodoh-bodohi, dianggap sumbu pendek, dihina-hina, disatir kiri kanan, hati ini sakit ketika kami mendengar itu, mata ini menangis saat kalian diperlakukan seperti itu, karena kalian adalah saudara kami
Ketika tuhan menyuruh kami menyebarkan cinta dan dakwah dengan bahasa yang baik dan cara lembut itu tidak hanya berlaku pada atheis, nonmuslim, yang beda aqidah, yang bermaksiat, tapi juga pada kalian yang mengkafirkan kami, dakwah nabi kita dengan hikmah dan mauizah hasanah tidak hanya untuk kalangan terbatas, tapi untuk seluruh manusia, termasuk pada firaun, pada saya, dan pada kalian, kami tidak akan memilih-milih.



#alanu #nahdlatululama
https://www.instagram.com/p/BOM_A9jBILu/

Sebuah Analisa Mbak Dian tentang Bigot Suriah


Suriah: Menjawab Para Bigot


Tulisan ini saya muat dari sumber aslinya : https://dinasulaeman.wordpress.com/2016/12/18/suriah-menjawab-para-bigot/ 19/12/2016 jam 08.57 WITA

Bigot. Saya belum tahu apa padanannya dalam bahasa Indonesia. Bigot adalah bahasa Inggris, artinya “a person who is intolerant toward those holding different opinions” (orang yang intoleran terhadap orang lain yang berbeda pendapat dengan dirinya).
Apakah artinya kita harus sependapat dengan orang lain? Tentu tidak. Tapi cara mengungkapkan ketidaksependapatan itu yang menentukan seseorang itu bigot atau bukan. Bigot akan mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan kasar dan ad hominem (menjatuhkan sisi personal lawannya, misalnya “dia  ngomong begitu karena antek China!” atau “Dia kan Syiah, jangan dipercaya!”). Intimidasi terhadap saya bahkan ancaman kekerasan plus menggunakan foto anak-anak saya sebagai meme jahat. Benar-benar “sakit” mereka itu.
Sejak 3 hari yll (15 Des), FB saya diblokir 30 hari karena dituduh “melanggar standar komunitas”. Tentu artinya ini ada banyak bigot me-report saya. Teman facebook saya, Dandhy Dwi Laksono, menulis status yang menyatakan kecamannya pada aksi-aksi pembungkaman seperti ini (bukan hanya terhadap saya, tapi dia juga menyinggung aksi pembungkaman terhadap situs yang menyuarakan berbagai fakta soal Papua).
Dan kemarin saya melihat sekilas, banyak sekali para bigot membanjiri postingannya dengan komen-komen khas para bigot. Ada dua yang secara acak saya “tangkap” dan saya bahas di sini.

  1. Melisa
Dia menyatakan bahwa pantas saja saya di-report dan tidak perlu dibela. Toh, “Dina juga main blokir dan unfriend.”  Ada yang menjawab si bigot ini, tidaklah sama antara unfriend dan beramai-ramai me-report sehingga akun FB seseorang diblokir (dan bahkan sejak kemarin, akun FB saya di-suspend /tidak bisa diakses lagi, rupanya direport lagi ramai2). Si bigot menjawab:

aleppo3

Pembandingan tidak logis. Bukankah Facebook menggunakan istilah “friend”? Apa artinya berteman? Artinya, buat saya, berinteraksi dengan baik. Bila seseorang yang tak saya kenal, atau saya kenal, seenaknya memaki-maki saya di wall, atau menyindir-nyindir ala ibuk-ibuk arisan (saya juga ibuk2 arisan), adalah hak saya memutuskan pertemanan. Buat apa berteman kalau tidak nyaman? Suami-istri saja bisa cerai kalau tidak nyaman, apalagi cuma friend di dunia maya, yang kenal pun tidak. Dia masih bisa berkoar-koar di wallnya sendiri, memaki dan memfitnah saya pun silahkan. Alhamdulillah, amal ibadahnya ditransfer ke saya.
Sementara yang dilakukan para bigot beramai-ramai me-report adalah MEMBUNGKAM saya. Aneh sekali, kalau mereka yakin benar, mengapa harus takut pada akun seorang ibuk2 rumah tangga macam saya ini dan harus DIBUNGKAM?
Dengan menggunakan logika ala Melisa, artinya dia membenarkan aksi seperti ini: Melisa bikin halaqah (itu lho, pengajian ala kelompok anu) di rumah, lalu ada 5000 tetangganya tidak suka dan beramai-ramai lapor polisi dan halaqah di rumahnya itu dibredel polisi, tanpa pengadilan.(Saya dibungkam FB semena-mena lho, tanpa bisa membela diri. Bahkan masih belum puas, mereka report lagi dan sekarang akun saya dinonaktifkan sementara oleh FB).
Sayang sekali, aksi sejenis ini terjadi berkali-kali di Indonesia (memblokir/melarang gereja, melarang KKR, mengusir kaum Ahmadiyah dan Syiah dari rumah mereka dengan tuduhan kafir, dll). Terlihat kan, para bigot pembela mujahidin satu kubu, satu pemikiran dengan kelompok intoleran di Indonesia? Betapa berbahayanya buat Indonesia. (Buat yang lain: paham kan sekarang, bahwa isu Suriah ini erat kaitannya dengan nasib bangsa ini? That’s why I kept on writing about this…that’s why.)

2. Icha Lisa

Icha melakukan flooding alias membanjiri postingan Dandhy dengan sangat banyak foto yang disebutnya warga Aleppo yang menjadi kekejaman Assad. Tentu saja, saya pastikan dia tidak melakukan cek-ricek foto, sekilas saja saya sudah mendeteksinya karena sudah pernah saya klarifikasi.
Misalnya, foto ini:

aleppo2

Ini adalah foto wanita Irak yang menangisi suaminya yang tewas di tangan teroris. Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia ahun 2013 pernah menggunakan foto ini beserta foto korban gempa bumi di Azerbaijan dan disebut sebagai korban kejahatan Assad. Baca selengkapnya klarifikasi hoax di sini.
FYI, Hizbut Tahrir Suriah adalah salah satu faksi pemberontak di Suriah. Ada pengakuan dari Jubir HT bahwa HT berjanji setia dengan grup teror “anak” Al Qaida, Jabhah Al Nusra, (baca di sini). Tidak heran bila HTI salah satu yang paling keras suaranya di Indonesia ketika JN [dan “anak2”-nya, karena mereka bertransformasi dengan berbagai nama] terusir dari Aleppo dan meminta “Khalifah” Jokowi mengirim pasukan ke Suriah. [yang lainnya: faksi Ikhwanul Muslimin, di Indonesia banyak aktivis IM yang berafiliasi dengan PKS, baca di sini]
Foto ini didapat Icha dari WA (saya juga dapat):

icha2
Sedikit googling, ketemu:
-Foto atas adalah  gambar di Irak., pernah diposting orang thn 2014. Artinya, tdk mungkin itu di Aleppo 2016. Ini postingan thn 2014 itu:



icha4

-Foto bawah: orang2 Kurdi korban senjata kimia Saddam (Irak) tahun 80-an. Pernah dipublish orang di blog ini tahun 2013, artinya tidak mungkin ini foto Aleppo 2016.
Namun, ada juga foto yang tidak mudah dicari “jawabannya”. Kenapa? Ya iyalah, bego kali lah para pembuat hoax kalau pakai cara-cara lama terus. (Kompilasi hoax “cara lama” mereka, ada 123 halaman, silahkan diunduh di sini). Mereka berpindah teknik dengan membuat staged photo dan staged video (foto/video rekayasa). Contoh staged video dan foto bisa di sini (tentang ‘Bocah di Kursi Oranye’). Kalau sudah terbiasa mengamati, biasanya akan langsung mendeteksi.
Nah salah satu foto yang di-share Icha Lisa, saya deteksi sebagai staged photo. Ini dia:

aleppo6

Argumen saya:
Foto ini sudah saya googling habis-habisan, penyebarnya hampir semua Twitter dan sedikit web tak terkenal. Logikanya, bila ini riil pastilah media mainstream tidak akan melewatkannya untuk memasangnya di halaman depan. Lha foto bocah di kursi oranye saja disiarkan secara serempak kok. Sampai akhirnya saya menemukan sebuah blog milik orang Rusia  yang memposting dua foto ini bersamaan:



aleppo7

Voila! Lihat logo foto (dan topi yang dipakai si rescuer) di atas: White Helmets, lembaga “amal” yang didirikan intel Inggris dan didanai ratusan juta dollar oleh AS, Inggris, UE. Baca track record WH bikin video palsu di sini (dari video, bisa di-capture, jadilah foto).
Bahkan sekelas BBC pun ketahuan membuat film hoax terkait “korban serangan senjata kimia Assad”dengan teknik yang canggih, yang bisa menganalisis adalah orang yang paham dunia medis. Lembaga amal sekelas Medicine San Frontier pun di Suriah juga terlibat dalam hoax, baca di sini.
Footage video WH sebelum diedit terbongkar ke publik, bisa simak di sini terlihat bahwa proses penyelamatan “korban bom Assad” adalah staged (diperankan oleh “aktor”, pura2):
Foto lainnya dari Icha yang saya teliti adalah foto ini:


aleppo1

Saya masukkan ke google image, lalu muncullah list web (tapi bukan “mainstream”) dan medsos yang menyebarkan foto ini. Dari sisi tanggal, yang paling “tua” adalah 6 hr yll dan menyebutnya “korban senjata kimia” di kota Hama, posting yang lebih baru menyebutnya korban Aleppo. Dari sini saja sudah ketauan Icha melakukan hoax, korban Hama kok dibilang Aleppo? [untuk kasus Hama, panjang lagi ceritanya, di sini cuma fokus membuktikan para bigot memang tukang hoax]
Saya ingin membalikkan kata-kata Icha: apakah kamu sudah siap kelak dimintai pertanggungjawaban di akhirat, mengapa ikut serta dalam sebuah proyek kebohongan global yang menyebabkan sebuah negeri yang tadinya damai kini porak poranda akibat perang?
Terakhir: di mana teriakan Save Syria atau Save Aleppo kalian wahai bigot, ketika yang terjadi adalah pihak “mujahidin” lah yang membombardir rumah sakit dan membunuh anak-anak dengan bom bunuh diri? (baca di sini)
Demikian.
NB: Bagaimana foto yang lain? Hey, menurut kalian saya kurang kerjaan, apa? Untuk menulis 1 artikel ini saja saya perlu 6 jam. Silahkan, kalian yang ingin mencari kebenaran, kerja keras sedikit, bantu saya, jangan menunggu disuapi terus. Terus-terang, 3 hari ini (sebelum akhirnya FB saya dihapus sementara oleh pihak FB) saya dibanjiri permintaan klarifikasi.
Rasanya aneh saja, sudah 5 tahun ditipu terus dengan foto hoax, masih saja nanya, “ini bener ga sih?” Bayangkan, ada seseorang yang berbohong padamu sekali, dua kali, tiga kali, apakah kamu akan percaya padanya pada kali ke-4? Orang waras akan berkata tidak.
Be wise friends, be wise.