Development of The Religion and Science Theory | Semester 1 | Pertemuan 1



Tanggal           : Rabu, 27 September 2017
Jam                  : 13.00 WIB
Ruang              : 304
Pascasarjana    : UIN Sunan Kalijaga
Semester          :  1
Pertemuan       :  1
Mata Kuliah    : “Development of The Religion and Science Theory”
Tema               : Perkenalan Mata Kuliah
Dosen              : Pak Subaidi

Isi :
Ayatul Kauniyah (Alam Semesta / Ilmu Pengetahuan / akal)

- Science
- Yunani
- Empiric
Ayatul Qauliyah (Normative Dogma / ilmu agama / kepercayaan / teks agama)


- Wahyu
- Yerussalem
- Normatif

Faktor – Faktor Pertumbuhan Kajian Islam

·         Perselisihan dalam politik – hukum, teology
·         Akulturasi arab dengan negara – negara non arab
·         Masuknya warga negara non arab dalam islam
·         Munculnya persoalan – persoalna baru dalam islam

Sebuah fenomena dimasyarakat haruslah dikaji dalam berbagai sisi. Contoh : ada sekelompok orang yang tiap mau sholat harus bakar kemenyan (dupa), apakah salah ? Jikalau kita mengkaji langsung secara Ayatul Qauliyah, maka kita pasti akan menggiringnya kepada sebuah kesalahan. Namun, terlebih dahulu kita harus mengkajinya dengan bidang keilmuan antropologi. Dan itu tidaklah menjadi sebuah kesalahan. Mengkaji islam harus melibatkan berbagai bidang keilmuan.

Perkembangan Kajian Islam
·         Adanya perkembangan peradaban dan kebudayaan baru dalam masyarakat islam
·         Tumbuhnya gerakan ilmiah  di berbagai negara kekuasaan islam
·         Munculnya persoalan sosial, politik, budaya dan ekonomi dalam masyarakat islam

Mengapa dalam mengkaji islam harus melibatkan berbagai bidang kelimuan ? Kata Ibnu Rusyd, karena sifat manusia dan alamnya yang begitu dinamis dan berubah sesuai perkembangan zaman.

Perkembangan Islamic Studies
·         Islamical Though (Pemikiran)
·         Islamical Theory (Metodologi)
·         Islamical Filoshopy dan Ideology (dogma / stempel)




No comments:

Post a Comment