TheGusFather dan Perjuangannya

Beliau dikenal sebagai cendekiawan, pemikir, dan juga seorang Kyai. Bagi sebagian orang malahan ada yg meletakkan posisi beliau sebagi seorang Waliyullah. Namun yg sering terlupa oleh kita adalah bagaimana perjuangan beliau mendapatkan itu semua. 

Sejak kecil, beliau dikenal sebagai seorang kutu buku. Dimanapun, kapanpun buku selalu tak jauh dari dirinya. Dari mulai buku klasik ke yang modern. Dari yang ke kiri-kirian sampai yang ke kanan-kananan. Dari buku para filsuf dunia, sampai buku humor recehan. Semuanya bisa dikatakan telah beliau babat habis.

Untuk sekolah formal, beliau mencarinya sampai kebeberapa negara. Namun bisa dikatakan sebagin besar ilmu yg beliau dapat bukan jalan dari duduk diam memperhatikan apa yg disampaikan dosen / guru nya. Tetapi dari semua buku-buku yang beliau baca. Hingga seringnya beliau membaca buku, sampai membuat kacamata beliau makin hari semakin tebal. 

Itulah sebagian dari kehidupan seseorang yg mungkin kita lupakan. Kebanyakan dari diri kita hanya melihat seseorang itu berada di posisi puncaknya dan melupakan poin utamanya yaitu bagaimana proses dia mencapai itu semua.



E-book Gratis Tentang Literasi Digital Dari Kominfo

Teknologi informasi yang berkembang pesat di zaman sekarang memang memberikan dampak yang sangat besar khususnya dalam kehidupan masyarakat. Ledakan informasi yang terjadi membuat informasi yang diinginkan dapat mudah didapatkan. Namun hal ini tidak hanya mengundang dampak yang positif namun juga negatif. Hoax, isu SARA menyebar luas di media sosial. Seseorang / sekelompok orang dengan misi nya masing - masing memanfaatkan media sosial untuk membagikan informasi yang tak jarang menyesatkan. Hal ini jika dibiarkan akan membuat balon konflik dimasyarakat yang semakin lama semakin membesar. Untuk itu diperlukan pendidikan yang baik kepada masyarakat tentang bagaimana menyikapi ledakan informasi ini dengan baik hingga tercipta masyarakat informasi yang beradab adil dan makmur sesuai dengan nilai - nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Kominfo beserta jajaran terkait diawal tahun ini memberikan terobosan terhadap pendidikan masyarakat informasi dengan membagikan e-book gratis tentang literasi digital. E-book ini sangat bermanfaat untuk kita semua dalam menyikapi ledakan informasi ini dengan sebaik - baiknya. E-book ini bisa di download secara gratis di website :

http://literasidigital.id/koleksi-buku-literasi-digital/

Cara download e-book nya bisa disimak di website tersebut. Semoga bermanfaat!





Study Al-Qur'an dan hadits | Semester 1 | Pertemuan 1

Tanggal           : Rabu, 11 Oktober 2017
Jam                  : 08.00 WIB
Ruang              : 304
Pascasarjana    : UIN Sunan Kalijaga
Semester          :  1
Pertemuan       :  1
Mata Kuliah    : “Study Al-Qur’an dan Hadits”
Tema               : Perkenalan dan Pengantar
Dosen              : Pak Mustaqim

Isi :

Ada sebuah penghapusan sejarah terhadap RA Kartini. Bahwa beliau adalah seorang santriwati yang begitu concernt terhadap ilmu tafsir Al-Qur’an. Beliau pernah suatu ketika merasa dalam kegelapan dan mengatakan bahwa Al-Qur’an hanyalah sebuah kitab / buku bukan sebagai petunjuk hidup untuk umat manusia. Lalu beliau pergi untuk ngaji kepada Mbah Soleh Darat dan oleh beliau diajarkan tafsir Surat Al – Fatihah mulai dari awal sampai akhir. Selepas ngaji surat Al - Fatihah, kegelapan yang dulu menyelimuti beliau kini berubah menjadi terang benderang. Beliau melalui penjelasan Mbah Soleh Darat mulai memahami peran Al-Qur’an seutuhnya yaitu untuk petunjuk umat manusia dan membimbing umat manusia menghindari perbuatan dosa bukannya melakukan dosa atas nama agama. Dari pelajaran hidup beliau itulah yg melatar belakangi muncul statemen beliau yang begitu terkenal yaitu “habis gelap, terbitlah terang”.

Apa yang lebih baik, hafal Al-Qur’an tanpa mengetahui tafsir dan mengamalkan nilai – nilai didalamnya ? ataukah tidak hafal Al-Qur’an tapi dalam segi kehidupan, dia begitu mengamalkan nilai – nilai yg Al-Qur’an ajarkan untuk umat manusia ?

Bagaimana kita menyikapi rewards surga dan neraka dalam al-qur’an ? sedangkan dalam segi ilmu sufistik, surga dan neraka tidak ada nikmat apa – apa dibanding bertemu dan mengenal Tuhanmu.


Development of The Religion and Science Theory | Semester 1 | Pertemuan 3



Tanggal           : Rabu, 27 September 2017
Jam                  : 13.00 WIB
Ruang              : 304
Pascasarjana    : UIN Sunan Kalijaga
Semester          :  1
Pertemuan       :  3
Mata Kuliah    : “Development of The Religion and Science Theory”
Tema               : Islam and Demokrasi
Dosen              : Pak Subaidi

Isi :
Islam dan demokrasi harus lah berjalan berdampingan. Islam berperan sebagai “rem”  dan “gas” agar demokrasi berjalan dengan baik sesuai fitrahnya untuk mesejahterakan masyarakat.

Development of The Religion and Science Theory | Semester 1 | Pertemuan 1



Tanggal           : Rabu, 27 September 2017
Jam                  : 13.00 WIB
Ruang              : 304
Pascasarjana    : UIN Sunan Kalijaga
Semester          :  1
Pertemuan       :  1
Mata Kuliah    : “Development of The Religion and Science Theory”
Tema               : Perkenalan Mata Kuliah
Dosen              : Pak Subaidi

Isi :
Ayatul Kauniyah (Alam Semesta / Ilmu Pengetahuan / akal)

- Science
- Yunani
- Empiric
Ayatul Qauliyah (Normative Dogma / ilmu agama / kepercayaan / teks agama)


- Wahyu
- Yerussalem
- Normatif

Faktor – Faktor Pertumbuhan Kajian Islam

·         Perselisihan dalam politik – hukum, teology
·         Akulturasi arab dengan negara – negara non arab
·         Masuknya warga negara non arab dalam islam
·         Munculnya persoalan – persoalna baru dalam islam

Sebuah fenomena dimasyarakat haruslah dikaji dalam berbagai sisi. Contoh : ada sekelompok orang yang tiap mau sholat harus bakar kemenyan (dupa), apakah salah ? Jikalau kita mengkaji langsung secara Ayatul Qauliyah, maka kita pasti akan menggiringnya kepada sebuah kesalahan. Namun, terlebih dahulu kita harus mengkajinya dengan bidang keilmuan antropologi. Dan itu tidaklah menjadi sebuah kesalahan. Mengkaji islam harus melibatkan berbagai bidang keilmuan.

Perkembangan Kajian Islam
·         Adanya perkembangan peradaban dan kebudayaan baru dalam masyarakat islam
·         Tumbuhnya gerakan ilmiah  di berbagai negara kekuasaan islam
·         Munculnya persoalan sosial, politik, budaya dan ekonomi dalam masyarakat islam

Mengapa dalam mengkaji islam harus melibatkan berbagai bidang kelimuan ? Kata Ibnu Rusyd, karena sifat manusia dan alamnya yang begitu dinamis dan berubah sesuai perkembangan zaman.

Perkembangan Islamic Studies
·         Islamical Though (Pemikiran)
·         Islamical Theory (Metodologi)
·         Islamical Filoshopy dan Ideology (dogma / stempel)