Keputusan dan sebuah aspirasi untuk negeri tercinta

Ijinkan saya sedikit menyampaikan aspirasi saya mengenai demo yang akan digelar tepat sehabis shalat jum'at pada hari ini.

Banyak postingan di media sosial maupun pertanyaan secara langsung yang menyatakan demikian "apa sikap anda ? ikut demo atau tidak ?" "Mendukung atau tidak ?"

Maka saya tegaskan, saya memilih ditengah - tengah antara keduanya.
Mengapa demikian ? saya mengakui dengan segenap hati bahwa diri saya adalah lemah. Saya terlalu takut mengambil keputusan.

Pertama, Jika saya memilih mendukung Bp. Basuki, saya takut jikalau pihak yang berdemo lah yang benar. Saya takut Bp. Basuki memang berada didalam zona yang salah sehingga jika saya membela Bp. Basuki maka saya termasuk dzalim terhadap agama dan negara saya.

Kedua, Jika saya memilih mendukung pihak yang berdemo, saya takut jikalau pihak Bp. Basuki lah yang benar. Saya takut jikalau hal ini hanyalah ulah dari para koruptor, penyuap, penghasut dan penghianat negara sajalah yang bertujuan untuk menjatuhkan Bp. Basuki karena sepak terjang beliau memang telah mengancam eksistensi mereka. Jikalau saya berbuat demikian, maka saya telah berbuat dzalim juga terhadap agama dan negara saya karena membiarkan kejahatan dan kemungkaran hidup dan berkembang.

Untuk itu biarlah rasa ketakutan ini saya simpan sendiri. Biar semuanya saya serahkan kepada sang Maha Pemilik Kekuatan. Biarkan saya berada ditengah - tengah, mendo'akan yang terbaik untuk para pendemo dan juga mendoakan yang terbaik untuk Bp. Basuki.

Najmi Fuady

Jumat, 04 November 2016

No comments:

Post a Comment